Kamis, 16 Oktober 2014

POHON ULIN (Eusideroxylon zwageri)



KONSERVASI POHON ULIN (Eusideroxylon zwageri)

Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri) yang dikenal juga dengan nama kayu besi merupakan tanaman khas Kalimantan yang keberadaannya saat ini sudah mulai rangka dan jarang ditemui, hal ini disebabkan oleh penebangan liar yang memanfaatkan pohan tersebut sebagai bahan bangunan, selain itu pertumbuhan tanaman ini juga terbilang lambat rata2 pertumbuhan antara 0,60 – 3 m. Tanaman ulin pada umumnya memiliki tinggi diameter batang antara 60-120 cm, sedangkan tinggi batang pada umumnya berkisar antara 20-30 m. Batang tanaman ulin biasanya tumbuh lurus. Tajuk pohon tanaman ulin berbentuk bulat, rapat dan melebar, susunan daun ulin beselangseling, daun muda berwarna merah dansetelah tua berwarna hijau.
Tanaman ulin memiliki bunga yang tumbuh pada ketiak daun yang dapat mengeluarkan bau harum. Buah tanaman ini berbentuk bulat telur dengan ukuran antara 10- 18 cm dengan diameter 7-10 cm.

Klasifikasi ulin adalah sebagai berikut :

Kingdom          : Plantae
Divisi               : Spermatophytha
Sub divisi         : Angiospsermae
Kelas                : Monocotyl
Ordo                : Ranales
Family             : Lauraceae
Genus              : Eusideroxylon
Species            : Eusideroxylon zwageri
Dengan semakin langka dan proses pertumbuhan yang sangat lambat maka di harapkan masyarakat dapat menjaga kelestarian tanaman ini. Saat ini tanaman ulin masih dapat di temui di hutan Pegunungan Meratus di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, namun kawasan Pegunungan Meratus merupakan “lumbungBatu bara yang saat ini telah banyak di eksploitasi sehingga kemungkinan akan mengalami degredasi yang dapat menyebabkan punahnya jenis tanaman ini. Salam Lestari..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar