KONSERVASI POHON ULIN (Eusideroxylon zwageri)

Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri)
yang dikenal juga dengan nama kayu besi merupakan tanaman khas Kalimantan yang
keberadaannya saat ini sudah mulai rangka dan jarang ditemui, hal ini
disebabkan oleh penebangan liar yang memanfaatkan pohan tersebut sebagai bahan
bangunan, selain itu pertumbuhan tanaman ini juga terbilang lambat rata2
pertumbuhan antara 0,60 – 3 m. Tanaman ulin pada umumnya memiliki tinggi
diameter batang antara 60-120 cm, sedangkan tinggi batang pada umumnya berkisar
antara 20-30 m. Batang tanaman ulin biasanya tumbuh lurus. Tajuk pohon tanaman
ulin berbentuk bulat, rapat dan melebar, susunan daun ulin beselangseling, daun
muda berwarna merah dansetelah tua berwarna hijau.
Tanaman ulin memiliki bunga yang
tumbuh pada ketiak daun yang dapat mengeluarkan bau harum. Buah tanaman ini
berbentuk bulat telur dengan ukuran antara 10- 18 cm dengan diameter 7-10 cm.
Klasifikasi ulin adalah sebagai
berikut :
Kingdom
: Plantae
Divisi
: Spermatophytha
Sub
divisi : Angiospsermae
Kelas
: Monocotyl
Ordo
: Ranales
Family
: Lauraceae
Genus
: Eusideroxylon
Species
: Eusideroxylon zwageri
Dengan semakin langka dan proses
pertumbuhan yang sangat lambat maka di harapkan masyarakat dapat menjaga
kelestarian tanaman ini. Saat ini tanaman ulin masih dapat di temui di hutan
Pegunungan Meratus di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, namun kawasan
Pegunungan Meratus merupakan “lumbung” Batu bara yang saat ini telah
banyak di eksploitasi sehingga kemungkinan akan mengalami degredasi yang dapat
menyebabkan punahnya jenis tanaman ini. Salam Lestari..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar